Ketika Peserta Clash of Champions Mulai Seumuran Sama Aku (atau aku yang seumuran sama mereka?)
sumber: Podcast Suara Berkelas Clash of Champions Season 3 kali ini entah kenapa membuat saya jauh lebih antusias daripada season sebelumnya. Terakhir saya exited nonton itu di season 1 dan jagoan saya adalah Sandy dari NUS sedangkan saya masih di pondok dengan segala dinamikanya. Setelah menyelesaikan hiruk pikuk pondok, barulah di season 3 ini rasanya lebih mindfullness nontonnya, haha. Time flies , segalanya terasa cepat berlalu dan terkadang saya terlalu serius dengan urusan pribadi hingga tidak terlalu menikmati hidup dengan santai. Buat saya, orang-orang pintar terutama secara akademik itu sangat menarik. Kisah cinta monyet saya di SD dulu pun juga dengan murid terpintar di angkatan. Waktu masih culun dulu (baca: sangat-amat culun sekali) di SD, saya meletakkan perhatian terbesar ke nilai dan predikat tiap pelajaran (sampai sekarang juga, sih), begitu pun dengan circle pertemanan saya. Lingkungan kami sangat kompetitif karena dibandingkan dengan prestasi kakak kelas kami la...

