Jemuran Sebagai Saksi Bisu Perjuangan
Hari itu saya tengah memperhatikan salah satu anak binaan yang sedang struggling dengan remedial pelajaran bahasa arab. Waktu itu adalah hari terakhir dari pekan ujian, tapi beberapa pelajaran sudah ditentukan siapa yang lulus dan remedial. Saya tidak tahu harus bagaimana sebenarnya, anak binaan ini memang cukup bermasalah dalam mata pelajaran tersebut dan di saat yang sama saya tidak bisa mengajarkannya karena akan canggung, saya juga tidak memiliki nilai bagus di bahasa arab. Kali ini adalah ujian akhir semester sekaligus kenaikan jenjang, jadi dia lebih gugup dan takut tidak bisa lulus. Seharian itu dia misuh-misuh dengan temannya, bolak balik ruangan guru, ya... buat remedialnya itu. Berkali-kali ia ujian ulang tapi tetap tidak memenuhi standar. Dan saya hanya bisa mengamati dan mendo'akannya dari jauh, berharap teman dekatnya yang selalu menunggunya selesai ujian bisa membersamainya hingga semangat dan lulus. Bukannya saya tidak peduli, saya juga bingung dan frustasi karena h...





