Langsung ke konten utama

Postingan

Mulai Baca Dari Sini

Break The Barriers: Mengejar Ketertinggalan di antara Mereka Yang Terlahir untuk Menang

Ada orang-orang yang sejak awal terlihat seperti ditakdirkan untuk menang. Gerakannya cepat. Bakatnya menonjol. Sekali mencoba, ia sudah mampu melakukan sesuatu yang bagi orang lain membutuhkan bertahun-tahun latihan. Seolah-olah dunia memang sengaja memberikan jalan yang lebih lapang kepada mereka. Lalu ada orang-orang yang harus memulai dengan jauh lebih sederhana. Tidak memiliki bakat yang menonjol. Tidak selalu menjadi yang tercepat. Tidak pula menjadi orang yang pertama kali dilirik ketika sebuah kesempatan datang. Hanya punya satu hal: kemauan untuk terus mengerjakan apa yang dicintainya.   Bayangkan seseorang berdiri di sebuah meja pingpong. Di seberangnya ada lawan yang jauh lebih cepat, lebih terampil, dan lebih berpengalaman. Setiap bola yang datang terasa seperti pengingat bahwa dirinya belum cukup baik. Tetapi ia tetap mengangkat betnya. Satu bola dikembalikan. Lalu bola berikutnya. Kadang berhasil. Kadang meleset. Kadang kalah telak. Namun setiap kali bola datang, ia k...

Postingan Terbaru

Lonceng Tanpa Bandul dan Jiwa yang Terperas Kering

Bergema Sampai Selamanya-nya Nadhif Mulai Nagih, nih

Santri's Life: Tentang Beban Sosial Yang Tak Mau Kita Pilih, Tapi Selalu Ada Aja (heran deh)

Lari itu mudah

"Ketika Jatuh Cinta Membuat Kita Menjadi Anak Kecil" dalam Stray Kids - "Mixtape : OH" (애)

IQ + EQ = Jordan Hervianto

How Azka Adziman Encourages Me to Become a Friendlier Person

Bukan Cuma Pakai AI, Saatnya Kita Cetak Talenta AI untuk Tenaga Kerja & Generasi Emas

Hal Tersulit Menjadi Seorang Melankolis