Lika-liku Belajar Kitab "Kuning": I'rab
Tidak semua kitab kuning tuh se-kuning yang kalian bayangkan, ya. Itu hanya sebutan untuk kitab-kitab berbahasa arab, gundul/tidak ada harakat. Disebut demikian karena banyaknya kitab-kitab klasik itu dicetak ulang dengan kertas berwarna kekuningan atau bahkan cokelat. Ya kurang lebih seperti yang saya tunjukkan di foto ini. Kitab itu berjudul Bidaayatul Hidaayah (Permulaan Hidayah) karya imam al-Ghazali. Bisa dilihat ya ada banyak coretan. Itu karena saya tipikal pelajar yang nggak akan paham kalau nggak banyak coret-coret buku termasuk kitab. Saya tidak akan pernah bisa lupa momen saat memilih pondok yang akan menjadi tempat pendidikan berikutnya selama SMP-SMA. Ayah saya menyebut dan menyarankan pondok (yang akhirnya benar-benar saya tempati hingga lulus *emot terharu ) ini dengan embel-embel; "biar bisa baca kitab kuning, kak. Kakak kan mau bisa ngajar ulumuddin , ya harus bisa bahasa arab dan baca arab gundul dong. Oke?" Atas kehendak Allah SWT yang menggerakk...



