Ini Yang Terjadi Kalau Kamu Rutin Minum Air Putih
| sumber: pinterest |
Sejak membaca buku ensiklopedi bab 'Air dan Tubuh Manusia' yang menerangkan bahwa kencing yang bening/tidak keruh/kuning adalah cerminan tubuh yang terhidrasi dan sehat, saya tidak pernah tidur dengan tenang kalau kebutuhan cairan harian belum terpenuhi. Semakin berkembangnya waktu, idealisme saya yang saklek dengan terus memaksa untuk minum minimal 8 gelas/2 liter air putih/hari bergeser. Sehingga ia menjadi lebih realistis, pas, dan bahkan tidak se-menyiksa idealisme saya sebelumnya, tapi menghasilkan tubuh, kulit dan sistem ekskresi saya yang jauh lebih sehat dan optimal.
Inilah yang terjadi selama saya rutin mengonsumsi air putih rutin disamping minuman berwarna lainnya:
1) Kulit lembap dan sangat jarang muncul jerawat
Hidrasi kulit terbantu dengan hal ini. Termasuk memaksimalkan skincare yang kita gunakan. Jadi, yang terpenting dalam hidrasi kulit tidak bisa salah satu dari keduanya. Minum air putih & rutin hidrasi dengan pelembap juga harus berbarengan.
2) Badan terasa ringan karena racun dikeluarkan secara berkala dari air seni
Nasehat dari dokter-dokter saya terkait badan yang merasa "berat" atau "lesu" adalah karena banyaknya racun yabg mengendap dalam tubuh. Minum air putih membantu mengeluarkan racun tersebut sehingga tidak mengendap di dalam ginjal hingga menjadi batu.
3) Tidak overwheight
Memerhatikan minum juga berpengaruh ke memerhatikan makan. Ini sudah menjadi kebiasaan otomatis jika mulai ingin membiasakan hidup sehat. Ditambah rutin aktivitas fisik, olahraga, dan berjemur, tubuh tidak hanya bebas overwheight, tapi juga bugar dan kuat.
4) Menyeret ke kebiasaan lain; jadi lebih disiplin dalam hal apapun
Makan, olahraga, hingga tidur. Karena siapapun yang mengonsumsi air putih rutin akan sia-sia jika ritme tidur dan stresnya tidak terkendali dengan baik.
5) Tidak mudah stress berat a.k.a selalu berpikir jernih dan berkepala dingin menghadapi masalah
Otak kita terdiri sebagian besarnya dari air. Jadi;
ketika kita kurang minum = otak mengerut = tidak lancar berpikir.
Minum banyak dan cukup mampu melumas otak yang kering dan mengerut, sehingga menjadikan saraf-saraf di dalamnya bisa berkoordinasi satu sama lain yang menghasilkan pengendalian stres dan emosi yang baik.
6) Menginspirasi orang di sekitar secara tidak langsung
Ini banyak disampaikan oleh teman sejawat atau adik-adik kelas saya. Kebiasaan sehari-hari yang tersistem, konsisten dan tidak tergoyahkan mencerminkan sosok yang berintegritas dan teguh pendirian. Tentu ini menginspirasi orang-orang yang ingin menjadi pribadi yang lebih baik. So, manfaaatnya selain luar (fisik), dalam (psikis), juga di sekitar/sosial kita. Jadi, nggak ada ruginya kan konsumsi air putih yang cukup setiap hari?
Berapa liter sih yang harus diminum?
Terkait berapa liternya, tidak berpatok pada "harus 2 liter". Perbedaan berat badan, metabolisme, dan aktivitas setiap orang membutuhkan jumlah cairan yang berbeda. Tapi yang jelas, tidak ada yang di bawah 1-1,5 liter. Lengkapnya bsia dikonsultasikan dengan dokter. Saya pun mengonsumsi 2,8-3 liter/hari atas saran dari dokter.
Logikanya, kalau kita tidak mau atau malas minum air putih rutin setiap hari = kita menghadiahkan penyakit ginjal atau kulit yang rusak untuk diri kita di beberapa bulan atau tahun ke depan. Self care bukan hanya dengan self healing ala-ala dan jalan-jalan serta meditasi, mulai dari langkah kecil seperti minum air ini akan membawa kita semua pada perubahan hidup yang besar.
Jadi, masih mau susah atau malas minum air putih? Jangan, ya.. Nanti yang rugi kita sendiri.

Komentar
Posting Komentar