Bergema Sampai Selamanya-nya Nadhif Mulai Nagih, nih

sumber: spotify

Sebuah Pengakuan Jujur dari Korban 'Earworm' Lirik dan Melodi Mas Nadhif

Awalnya cuma "ya udah lah ya, dengerin sekali pas lewat di shuffle spotify". Eh, tau-tau sekarang pas lagi cuci piring, rebahan, sampai mau tidur, mulut udah otomatis humming sendiri: "Bergema sampai selamanya...". 

Lagu ini juga sudah mulai masuk repeat song seorang Oi.

Nadhif memang punya bakat ajaib buat bikin lagu yang awalnya terasa biasa aja, tapi lama-lama ngendap di kepala kayak adonan roti yang makin lama makin mengembang. Sekali tersangkut di telinga, susah banget buat di-uninstall! Rasanya, semua lagunya memang ditulis pakai hati that's why berbekas banget.

Dari Iseng Dengerin Sampai Jadi Soundtrack Melamun

Lagu "Bergema Sampai Selamanya" ini punya racikan yang agak bahaya buat kesehatan mental yang lagi pas-pasan. Musiknya tenang, vokalnya hangat (tipe-tipe suara cowok yang kalau ngomong 'permisi' aja kedengeran puitis), tapi liriknya tuh lho... langsung nyenggol perasaan tanpa permisi.

Lucunya, lagu ini tuh kayak obat adiktif yang terselubung. Pas dengerin pertama kali: "Oke, enakeun." Dengerin ketiga kali: "Eh, liriknya dalam juga ya?" Dengerin kesepuluh kali: "Bentar, ini lagu kok jadi terngiang-ngiang, ya? Mana ngena di hati banget lagi."

"Nadhif ini tipe penyanyi yang gak perlu teriak-teriak buat bikin pendengarnya galau. Cukup bisik-bisik pake gitar akustik, tau-tau kita udah tenggelam dalam lautan kenangan yang sebenarnya gak jelas punya siapa."

Gema yang Gak Cuma di Telinga, Tapi di Hati (Eaa)

Tapi kalau ditarik ke sisi reflektifnya, judulnya emang gak bohong. 'Bergema sampai selamanya' itu bukan cuma soal melodi lagunya yang ngiang-ngiang terus di otak, tapi soal hal-hal dalam hidup yang emang sengaja atau gak sengaja kita simpan rapat-rapat.

Ada kenangan, kata-kata seseorang, atau rasa syukur kecil yang walau peristiwa aslinya udah lama lewat, efeknya masih terus "bergema" sampai sekarang. 

Nadhif berhasil membungkus rasa hangat sekaligus nostalgia itu jadi sesuatu yang enak banget dinikmati sambil ngopi atau pas lagi naik transportasi umum sambil menatap kaca jendela kayak pemain FTV.

Jadi buat kamu yang sekarang lagi di fase "kejebak" dan muter lagu ini di putaran ke-50 hari ini: tenang, kamu gak sendiri. Mari kita nikmati saja racun manis dari Mas Nadhif ini. Toh, daripada mikirin hal-hal yang gak jelas, mending biarkan melodi dan lirik indahnya bergema dulu... setidaknya sampai playlist berikutnya muter lagu yang lebih nge-hype!

Tapi kayaknya ini telat deh, orang-orang mah udah hype duluan...



Komentar

Paling Banyak Diminati